DESA BENGKEL ADAKAN PELATIHAN KAMPUNG SIAGA BENCANA

Foto untuk : DESA BENGKEL ADAKAN PELATIHAN KAMPUNG SIAGA BENCANA
Share

DESA BENGKEL ADAKAN PELATIHAN KAMPUNG SIAGA BENCANA

Telah terjadi bencana gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang Desa Bengkel pada hari selasa, 24 Desember 2019 pukul 14:23:36 WITA, banyak warga tertimbun reruntuhan bangunan dan sebagian mengungsi ke tempat2 terbuka.Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) "Bina Insan" yang terdiri dari; Tim Posko, Tim Reaksi Cepat, Tim Shelter, Tim Evakuasi, Tim Psikologis (LDP), Tim Dapur Umum dan Tim Logistik segera berkumpul untuk tanggap darurat bencana.Ketua tim menyampaikan bahwa berdasarkan informasi, jumlah korban luka berat 250 orang, luka ringan 140 orang dan 25 orang meninggal dunia, Tim Kampung Siaga Bencana "Bina Insan" untuk segera melakukan tindakan yang harus dilakukan sesuai SOP. Tim bergerak cepat melakukan evakuasi dan pertolongan kepada warga yang meninggal dan terluka, membangun tenda-tenda darurat dan membuat dapur umum.

Kejadian tersebut bukan kejadian yang sebenarnya  melainkan hanya simulasi yang dilakukan pada saat penutupan acara "Pelatihan tanggap bencana kampung siaga bencana " Bina Insan" Desa Bengkel Kec. Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang dianggarkan melalui Dana Desa TA. 2019 dari tanggal 27-29 Desember 2019 dengan biaya Rp. 26.317.600 dan jumlah peserta 33 orang.

Kepala Desa Bengkel H. Muhamad Idrus, SP menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan atas dasar trauma bencana gempa tahun 2018 lalu yang pada saat itu pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak karena tidak memiliki pengetahuan dalam kesiapsiagaan terhadap bencana, sehingga di tahun ini di alokasikanlah kegiatan pelatihan ini agar kedepan lebih siap siaga menghadapi bencana.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat Drs. H. Mahyudin, MM dalam arahanya saat menutup pelatihan ini menyampaikan bahwa Desa Bengkel merupakan satu-satunya desa yang melaksanakan pelatihan dan pembentukan Kampung Siaga Bencana secara mandiri di seluruh Indonesia dan merupakan kebanggan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Bencana tidak pernah ada yang merencanakan tapi merupakan suatu hal yang sunnatullah pasti akan terjadi, bencana ada yang sifatnya alamiah dan ada yang diakibatkan oleh manusia itu sendiri. Jika bencana terjadi yang pertama dilakukan adalah melakukan penyelamatan diri, kemudian membantu sesama dan harta benda lainnya. Sifat utama yang harus dimiliki oleh Tim adalah sifat kepedulian dan kemauan yang tinggi untuk membantu sesama. Yang paling utama diingat oleh tim juga adalah kekompakan dalam menjalankan tugas, bagaimanapun berat tugas jika dikerjakan dengan bersama, kompak dan masing-masing bekerja sesuai tugas dan fungsinya maka semua akan selesai dengan baik" Tutupnya.

Sambutan